Berjalan diawangan rindu
Saat mentari enggan bersama siang hari,dikala itu terbujur sesusuk tubuh mogel dalam dakapan sepi jauh di sudut dunia dia menumpang sebuah coretan jiwa. Terdengar suara memanggil namanya ...namun dipekakan telinga dia biarkan suara itu terus memanggil. Pedih terhiris oleh sembilu kecewa amat terasa. Hingga payah untuk lidahnya menyahut akibat rintihan dan sendu sepi. Kini masa bagai terpaku enggan bergerak disaat dirinya sendirian...